Komunitas Muslim di Indonesia

Warga Muslim di Indonesia

Indonesia sering disebut sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Per tahun 2010, jumlah penganut Islam di Indonesia mencapai 87% atau sama dengan sekitar 207 juta jiwa. Menurut wakil presiden Republik Indonesia, jumlah masjid di Indonesia juga terbanyak di dunia. Namun, diperkirakan persentasi penduduk muslim di Indonesia akan menurun karena diduga jumlah kelahiran orang yang beragama Islam lebih sedikit dibandingkan yang beragama Kristen. Populasi yang pertumbuhannya melambat ini tentu harus disikapi dengan baik.

Warga muslim Indonesia

Muslim di Indonesia yang jumlahnya sangat banyak tersebut menjadi modal untuk membangun sebuah komunitas muslim. Komunitas muslim berarti sekelompok masyarakat beragama Islam yang bersatu dalam suatu cara berpikir yang searah, yaitu cara berpikir Islami. Pembangunan komunitas muslim didasarkan pada kebutuhan yang sama terhadap keislaman. Semua muslim adalah saudara dan perlu bersatu padu. Komunitas muslim yang terbangun dapat menciptakan lebih mudah terwujudnya cita-cita kondisi yang tenteram berlandaskan Islam, muslim bersatu dan saling menjaga.

Membangun komunitas Muslim

Bagaimana komunitas muslim di Indonesia dapat dibangun?

Komunitas Muslim

Pertama-tama, perlu disadari bahwa suatu komunitas dapat lahir diawali oleh anggota-anggotanya. Unit terkecilnya adalah individu dan keluarga. Berarti, membangun komunitas muslim artinya membangun individu-individu dan keluarga-keluarga terlebih dahulu.

Tiga pilar dasar Islam

Islam dibangun atas tiga pilar dasar, yaitu Islam, iman, dan ihsan.

Islam

Pilar pertama berkaitan dengan aspek lahir seseorang dan masyarakat, dalam bentuk praktis termasuk amalan-amalan. Keislaman dimulai dengan pernyataan berupa dua kalimat syahadat yang teguh dari hati dan keluar dalam tingkah laku. Kemudian yang kedua adalah mendirikan shalat. Selanjutnya membayar zakat dan berpuasa di bulan Ramadhan. Kelima adalah melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu.

 

Iman

Pilar kedua yaitu kepercayaan dan keyakinan dalam hati dan pikiran seseorang. Keimanan tersebut adalah kepada Allah, para malaikat, para rasul, kitab-kitab, hari akhir, serta qada dan qadar. Keimanan seseorang hanya dapat diketahui oleh diri sendiri dan Allah swt.

Ihsan

Pilar ketiga berhubungan dengan akhlak yang tercermin pada diri setelah menegakkan Islam dan imannya. Ihsan tercipta karena kesadaran bahwa Allah ada dan selalu mengawasi. Jika ihsan ditegakkan maka akan ada ketakutan untuk berbuat dosa.

Ketiga pilar tersebut haruslah dibangun dengan kokoh dalam tiap diri sebagai anggota dari komunitas muslim. Jika masing-masing individu dan keluarga sudah menegakkan ketiga pilar tersebut, maka selanjutnya adalah membangun komunitas muslim yang lebih besar. Ada berbagai langkah yang dapat ditempuh untuk membangun komunitas muslim di Indonesia, di antaranya menumbuhkan ukhuwwah, dakwah, tempat ibadah, dan informasi.

Langkah dalam membangun komunitas Muslim

Langkah pertama membangun komunitas muslim di Indonesia adalah dengan menumbuhkan ukhuwwah atau ikatan persaudaraan. Sebenarnya setiap muslim adalah saudara. Setiap muslim patut untuk saling mengasihsayangi dan saling tolong menolong sehingga dapat saling menguatkan. Ukhuwwah ini dapat diciptakan dengan interaksi sehari-hari.

Langkah selanjutnya adalah dakwah. Dakwah ditujukan untuk memperkokoh keimanan dan ketakwaan kaum muslimin. Dakwah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman seorang muslim terhadap Islam. Selain berbagi ilmu, dakwah juga dapat menjadi sarana menjalin silaturahim.

Pendirian Masjid

Pendirian tempat ibadah juga merupakan cara membangun komunitas muslim di Indonesia. Tempat ibadah selain menjadi tempat masing-masing muslim mendekatkan diri pada Allah juga dapat menjadi tempat untuk menyatukan umat muslim. Ukhuwwah dan dakwah dapat dilakukan melalui tempat ibadah.

Pembangunan Masjid

Peran Informasi dalam komunitas Muslim

Tak kalah penting untuk diperhatikan adalah informasi. Dewasa ini, kita mulai hidup dalam era informasi. Tingginya teknologi dalam bidang informasi membuat setiap harinya kita terpapar banyak hal dari seluruh penjuru dunia, mulai dari informasi yang memang kita butuhkan dan inginkan, hingga informasi yang bahkan kebenarannya pun belum teruji. Media informasi menjadi penting untuk membangun sebuah komunitas muslim di Indonesia yang kokoh. Internet jika disalahgunakan dapat menjadi ancaman bagi komunitas muslim. Namun, jika dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi kekuatan tersendiri.

Internet dapat menjadi sarana belajar bagi umat muslim, sarana dakwah juga ukhuwwah. Interaksi dapat terjadi melalui dunia maya, misalnya diskusi mengenai masalah yang berkaitan dengan keislaman. Dapat juga dipergunakan untuk saling mengingatkan tentang ilmu-ilmu Islam. Banyak yang dapat dilakukan dengan internet untuk menghilangkan batas jarak umat muslim di Indonesia. Umat muslim dapat menggunakan media sosial untuk saling menguatkan ketakwaan dan keimanan.

 

Sumber:

http://alrasikh.uii.ac.id/2010/03/26/tiga-pilar-dasar-islam-untuk-menajadi-manusia-sempurna/

http://081993038562.blogspot.co.id/2014/06/membangun-komunitas-muslim.html

https://penayunus.wordpress.com/2009/11/12/membangun-komunitas-muslim-di-dunia-maya-dan-peranan-yang-bisa-diambil/